PENGOBATAN PARKINSON TANPA OBAT DI KLINIK TERAPI GARANG ARANG

Penyakit Parkinson adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan memengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh. Akibatnya, penderita kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis.
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, penyakit ini memburuk secara bertahap seiring berjalannya waktu, dan terbagi menjadi 5 tingkatan (stadium) seperti dijelaskan di bawah ini:

Stadium 1. Pada stadium 1, gejala penyakit Parkinson tergolong ringan dan tidak mengganggu aktivitas penderita.

Stadium 2. Jangka waktu perkembangan penyakit Parkinson dari stadium 1 ke stadium 2 berbeda pada tiap penderita, dapat berlangsung dalam hitungan bulan atau tahun. Pada tahap ini, gejala mulai terlihat.

Stadium 3. Penyakit Parkinson stadium 3 ditandai dengan gejala yang makin jelas terlihat. Gerak tubuh mulai melambat, dan mulai mengganggu aktivitas penderita.

Stadium 4. Pada tahap ini, penderita mulai kesulitan berdiri atau berjalan. Gerak tubuh penderita akan semakin melambat, sehingga membutuhkan bantuan orang lain untuk menunjang aktivitasnya.

Stadium 5. Penyakit Parkinson stadium 5 dapat membuat penderita sulit atau bahkan tidak bisa berdiri sama sekali. Penderita juga dapat mengalami waham (delusi) dan halusinasi.

Nama saya Dudit, usia 43 tahun, asal Jakarta. Saya sudah lima tahun menderita Parkinson. Semula keluarga saya mengira saya menderita terkena penyakit Saraf. Mereka membawa saya ke dokter dan ternyata diagnosanya memang saya menderita saraf.

Saya dibawa berobat ke sana kemari hingga sampai pada dokter ahli yang kemudian mendiagnosa saya menderita parkinson. Keluarga sayapun kaget, karena penyakit itu asing bagi kami, karena penyakit itu mengingatkan kami pada Muhammad Ali petinju legendaris yang kemudian mempolerkan penyakit tersebut. Keluarga kami tidak menyangaka kalau saya akan mendapatkan penyakit semacam itu.

Saya kemudian mendapatkan perawatan untuk menyembuhkan penyakit Parkinson saya. namun tak juga membuahkan hasil. Yang terjadi parkinson saya semakin parah. Hingga kemudian ada saudara saya yang mereferensikan keluarga saya untuk membawa saya ke Klinik Terapi Garang Arang.

Di Klinik Terapi Garang Arang, saya diterapi dengan menggunakan hawa panas dari Bara Arang Kayu Mahoni yg di taburkan serbuk herbal dan di baluri dengan Minyak Kalajengking. Melalui susunan-susunan saraf pada kaki inilah Terapi Garang Arang bekerja membuat rangsangan-rangsangan dengan hawa panasnya, sehingga secara pelahan-lahan hawa panas dari bara arang itu melancarkan peredaran darah kemudian menutrisi perbaikan saraf dan sel-sel dalam tubuh saya. Saya juga menjalani terapi kejut saraf di titik bagian tubuh saya yang bermasalah agar peredaran darahnya terbuka untuk menyuplai nutrisi dan oksigen kepada otak.  Selanjutnya saya diberi Air Bambu serta beberapa racikan ramuan khusus dan Madu Sarang Rayap. Gunanya untuk menetralisir semua kelebihan zat racun dalam tubuh agar menjadi dalam takaran normal.

Setelah hampir dua bulan saya menjalani Terapi Garang Arang. Saya sekarang sudah mulai normal. Getar-getar pada kaki serta tangan saya pun sudah berkurang dan berlahan Saya sudah mulai bisa beraktifitas kembali seperti biasa. Keluarga saya kaget. Bahwa ternyata penyakit parkinson bisa dipulihkan.

 

Puji Tuhan setelah berobat ke Klinik Terapi Garang arang, Parkonson saya sudah tidak parah lagi seperti sebelum nya dan sudah kembali normal. Maka berdasarkan pengalaman ini, saya ingin berbagi kepada anda yang menderita penyakit Parkinson, segeralah untuk berobat supaya tidak terlanjur semakin parah seperti saya. Cobalah untuk terapi di Klinik Terapi Garang arang. Semoga anda mendapat kesembuhan seperti saya.